AgusNaim Belajar Membuat Blog

Belajar yang Bisa Dipelajari, Berbagi yang Bisa Dibagi

Browsing This

Tiga Delapan dalam Dunia(ku) kerja

Posted in February 6th, 2008
Published in Blogging

Buat kawan-kawan yang dulu pas kuliah aktif di perjuangan buruh, ato kawan-kawan yang udah kerja, tentu tidak asing lagi dengan istilah yang muncul sekitar awal abad 19 yang diisengi diawali oleh aksi-aksi buruh dan dikompori oleh Peter McGuire dan Matthew Maguire sekitar taon 1806 itu (kalo ga salah ya). Dimana ketika itu ada tuntutan buruh yang disebut 3-8 (tiga-delapan atao Three-Eight) bukan 69 lho. Yang kurang lebih bermakna, bahwa dalam hidup buruh harus ada 8jam kerja, 8jam istirahat dan 8jam tidur.

Nah, setelah melalui liku-liku perjuangan yang melelahkan dan mengempeskan pesangon dan setelah melalui beberapa interview, akhirnya hari ini ada kabar bahwa aku diterima di pabrik kain sinchan . Sehingga dalam perjalanan pulang tadi terlintas istilah 3-8 itu.

Dengan semakin asyiknya nyari receh di internet, yang ternyata bisa buat tambahan beli bensin dan rokok nggaya , jadi muncul pertanyaan “bisakah aku terus berdampingan menjalankan dua pekerjaan tersebut?” seperti yang dikatakan OmJimmy. Maka akhirnya muncul karangan 3-8 dalam otakku. Yaitu 8jam Kerja, 8jam maen Internet (kan bisa sambil istirahat) dan 8 jam tidur. Namanya juga di pabrik, kadang ada lembur dan macem macemnya. Jadi bingung, mana yang harus dikorbanin yah..

Jadi sesuai judul diatas, akhirnya muncul “Tiga delapan dalam duniaku kerja” Norak yah… sorry ngacir


Tulisan ga jelas yang laen

Stop Bombing!! You Have Choosen Wrong Enemy
Posting Apaan Yah
Lupakan Sejenak
Perjuangan Itu Pasti Ada Hasilnya
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 (tulisan ke dua)

nYang nyasar kesini mencari:

7 Users Commented In " Tiga Delapan dalam Dunia(ku) kerja "

Subscribes to this post Comment RSS or TrackBack URL
jimmy memberikan nasehat:

selamat ya udah dapet kerja baru.. semoga betah dan langgeng toss
btw 3 8 itu, 8 jam tidur dan 8 jam istirahat apa gak kebanyakan mas? hehe.. tidur kan sama dengan istirahat.. jadi mendingan 8 jam istirahatnya bener deh dipake internet aja buat cari tambahan duit :D

Ivan memberikan nasehat:

selamat bekerja mas, semoga sukses karirnya. btw tidur nggak harus 8 jam koq mas, tergantung tubuh & kebiasaan juga. saya sendiri berasa cukup tidur hanya 6 jam, tapi kalo lagi cape banget bisa 10 jam tidur. setuju sama om jimmy, 8 jam istirahat sambil nyari receh di internet sapa tau nanti bisa jadi penghasilan utama & gak perlu kerja lagi.

sluman slumun slamet memberikan nasehat:

formasi yang bagus.
kalo 69 gimana ya?
tipi

baladika memberikan nasehat:

@atas

kalo 69 kayaknya ada yang lebih pakar deh *sambil lirik-lirik bocah* ngacir

goyangan memberikan nasehat:

saya suka 442 kaya MU gitu

awantoriadi memberikan nasehat:

kok malah pada masang nomor togel sih?

selamat mas dah dpt kerja, naruh telur mang jangan disatu keranjang, walaupun telurnya sedikit sedikit, tapi keranjangnnya banyak, jadi banyak deh telurnya

agusnaim Reply:

bisa aja masAwantoAriadi ini, emang yo harus gitu kayaknya…. nggaya

Leave Your Reply Below

 Username

 Email Address

 Website

sorry ngacir sensor nocomment toss tipi tendang sombong sinchan sial senam nyerah ngiler nggaya nangis musik males love konslet kembar gatau damn bye ayuk

Sticky note: Tolong berkomentar (paling tidak) berhubungan dengan tulisan diatas. Tidak ada moderator disini. Jika kawan-kawan ingin nambah Backlink, masukkan saja "anchor text" sebagai pengganti nama. Saya memperoleh masukan, Kawan-kawan mendapatkan backlink. Saling menguntungkan bukan?

Si goBlog

myimgAgusNaim hanyalah anak manusia yang ingin mewarnai kehidupan dari dunia yang dianggap maya ini. Dunia tempat saya mencari tambahan untuk membeli sepiring spaghetti dan sepotong roti. Tidak ada yang spesial dari saya, apalagi dari blog ini. Anda tidak akan menemukan apapun disini. Selain celotehan, omelan dan pengalaman saya sendiri. Semua yang tertulis disini menjadi tanggung jawab saya pribadi. Saya hanya ingin terus belajar yang bisa dipelajari dan selalu berbagi yang bisa dibagi. Kalo gitu, kenapa semua kalimat berakhir dengan huruf i? Karena saya sangat menyukai petuah "Surodiro Djajaningrat, Lebur Dening Pangastuti"